Dark Light

Tanaman di dalam aquarium yang tumbuh secara sehat dan alami, membuat mahluk hidup di dalamnya akan tumbuh sehat dan nyaman, menjadi tempat yang damai bagi ikan-ikan kesayangan Anda.

Untuk mewujudkan tanaman di aquarium Anda tumbuh dengan optimal, ada hal-hal dasar yang harus dipenuhi. Berikut ini hal-hal yang perlu menjadi perhatian utama ketika Anda ingin membuat ekosistem aquascape:

Kekuatan pencahayaan dan jenisnya

Tumbuhan membutuhkan cahaya untuk melakukan fotosintesis. Kebutuhan cahaya tanaman berbeda-beda sesuai dengan jenis dan lingkungan tempat mereka berada. Ada tiga kelompok pencahayaan untuk tanaman aquarium yaitu, pencahayaan rendah, sedang dan tinggi.

Secara umum kekuatan pencahayaan yang dibutuhkan untuk tanaman di aquarium adalah sebagai berikut:

  • Tanaman yang membutuhkan pencahayaan rendah membutuhkan 10-20 lumens per 1 liter air.
  • Tanaman yang membutuhkan pencahayaan sedang membutuhkan 20-40 lumens per 1 liter air.
  • Tanaman yang membutuhkan cahaya tinggi membutuhkan 40 lumens atau lebih untuk setiap 1 liter air.
Lumen adalah unit yang digunakan untuk mengukur output cahaya bohlam lampu. 

Untuk jenis lampunya, Anda dapat menggunakan lampu fluoresen T5, lampu LED, lampu fluoresen CFL, lampu fluoresen VHO, atau lampu metal halida. Fluorescent biasanya digunakan di aquarium sedalam 60 centimeter. Sedangkan untuk akuarium yang lebih dalam, gunakan lampu metal halida dengan penerangan yang lebih kuat.

Waktu pencahayaan harus diatur, bahkan untuk jenis pencahayaan rendah sekalipun. Batasi lampu menyala tidak lebih dari 10-12 jam. Membiarkan lampu menyala tanpa dibatasi akan memicu pertumbuhan algae yang dapat merusak keindahan aquascape Anda.

Pilih tanaman yang sesuai

Untuk pemula, pilihlah jenis tanaman yang membutuhkan pencahayaan rendah atau sedang, dan tidak membutuhkan suplemen karbondioksida (sistem CO2) secara khusus. Tanaman seperti ini cocok untuk pemula karena mudah dalam perawatan. Contoh tanaman yang mudah dalam perawatan adalah jenis anubias, moss, amazon sword, dll.

Jangan lupa, ketika membeli tanaman, pilih tanaman yang sehat, bebas hama seperti siput atau parasit lain.

Pilih media tanam

Media tanam (substrat) merupakan bagian dasar dari aquascape yang berfungsi sebagai penunjang kehidupan tanaman. Walaupun ada beberapa jenis tanaman yg tidak membutuhkan substrat untuk tumbuh seperti anubias dan moss, namun keberadan substrat tetap penting untuk tempat hidupnya bakteri baik yang dibutuhkan ekosistem aquarium. Selain itu substrat juga dapat memberikan kesan alami di dalam aquarium Anda.

Ada dua jenis substrat yang umum digunakan:

  • Pasir (silica, pasir malang, dll)
    Kelebihannya adalah harganya relatif murah dan mudah didapat.
    Kekurangannya adalah tidak memiliki unsur hara yang dibutuhkan tanaman, jadi diperlukan tambahan campuran pupuk dasar untuk menunjang kehidupan tanaman.
  • Soil
    Kelebihannya adalah memiliki kandungan mineral yang lengkap untuk kebutuhan tanaman aquarium, jadi tidak wajib menambah pupuk dasar (optional).
    Kekurangannya adalah harganya relatif lebih mahal dari pasir.

Gunakan pupuk secara rutin

Pupuk menyediakan berbagai mineral yang dibutuhkan tanaman. Ada dua bentuk pupuk tanaman, cair dan tablet. Penggunaan pupuk cair cukup dicampurkan ke air aquarium, sedangkan pupuk tablet harus ditanam/dimasukkan ke dalam substrat.

Penggunaan pupuk secara secara rutin sangat penting untuk menjaga keseimbangan nutrisi tanaman aquarium. Namun perlu juga diingat penggunaan pupuk tidak boleh berlebihan. Sesuaikan takaran penggunaan pupuk dengan besar volume aquarium Anda. Penggunaan pupuk yang berlebihan dapat memicu munculnya algae yang bisa merusak penampilan dan kesehatan tanaman aquarium.

 

Nah, itulah gambaran umum tentang aquascape bagi pemula. Masih banyak sebenarnya hal-hal yang perlu dipelajari, tapi jangan khawatir, perjalanan panjang dimulai dari langkah pertama, nikmati saja prosesnya. Selamat mencoba.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *